Oleh: Agung Pribadi 

Seandainya Pidie itu Bobonaro dan Aceh itu Timor Timur serta mayoritas masyarakat Pidie memeluk agama Katholik, maka PBB, masyarakat dunia dan orang Barat pasti akan kalang kabut menyikapinya. Apalagi yang dibunuhi dan diperkosa dalam sembilan tahun DOM di Aceh jauh berlipat ganda daripada yang terjadi dalam 23 tahun di Timor Timur.

Seandainya Pidie itu Bobonaro, Tengku Bantaqiyah pasti akan mendapat hadiah nobel bidang perdamaian. Pers asing dan pers nasional terutama KOMPAS pasti berebutan mewawancarainya dan menjadikannya headline. Stasiun tv nasional yang mewawancarainya pasti tidak akan dijadikan tersangka oleh POLRI. Paus Yohanes Paulus II pasti akan menyiarkan surat protes terhadap Indonesia ke seluruh dunia atas pembunuhan Tgk. Bantaqiyah. Al-Chaidar pasti akan jauh lebih ngetop alias lebih populer dan bisa jadi milyader alias jauh lebih kaya daripada Yeni Rosa Damayanti dan Bonar Tigor Naipospos dan dijamin kuliahnya sampai S3 di Amerika atau Australia. Australia pasti akan sangat bernafsu dengan gas alam Aceh yang sudah konkrit membikin kaya Soeharto daripada celah Timor yang masih seperti Busang. Seandainya Pidie itu Bobonaro dan Aceh itu Timor Timur Habibie pasti menawarkan referendum karena desakan dan ancaman IMF, MEE, PBB dan jaringan pers internasional yang dikuasai Yahudi. Seandainya Pidie itu Bobonaro/Ambeno pasti UNHCR sudah memberikan dananya yang melimpah.

Seandainya Pidie itu Bobonaro pasti Australia dan Amerika sudah menjanjikan beasiswa sebanyak-banyaknya kepada rakyat Aceh di sekolah-sekolah pemerintahan dan birokrasi kalau perlu S3.

Seandainya Pidie itu Bobonaro pasti mobil-mobil Indonesia di konsulat dan KBRI di Australia sudah dibakari bahkan kantor kedubesnya yang dibakar karena yang terjadi di Pidie dan Aceh Timur, jauh lebih parah daripada yang terjadi di Santa Cruz.

Seandainya Pidie itu Dili pasti Australia sudah menghentikan ekspor gandum dan daging sapinya ke Indonesia.

Seandainya Pidie itu Maliana pasti Ginanjar sudah digebuki di pertemuan APEC karena insiden di Aceh jauh lebih parah daripada di Timor Timur.

Seandainya Aceh Timur itu Maliana pasti akan ada ribuan LSM di Jakarta yang kaya karena yang terjadi di Aceh jauh lebih parah daripada di Timor Timur.

Seandainya Sabang itu Ciquequd pasti Amerika akan menurunkan pasukan multinasional di sana bahkan sudah memborbardir Jakarta dengan rudal-rudalnya yang canggih karena Sabang lebih strategis daripada Singapura.

Seandainya Banda Aceh itu Dili, Aceh akan menjadi headline tiap hari di 5 stasiun televisi swasta selama 9 tahun dan CNN karena pembantaian di Aceh jauh lebih parah daripada di Timor Timur.

Seandainya oh seandainya…..